Aksi di Kantor Gubernur Riau, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kampar Soroti Dampak Konflik Bupati Ahmad Yuzar dan Sekda Hambali
Pekanbaru, GarisKhatulistiwa.com — Puluhan massa dari Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kampar menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Selasa (25/11/2025).
Aksi dimulai sekitar pukul 11.00 WIB, dengan massa berjumlah sekitar 20 orang yang sebelumnya berkumpul di Kubang Raya, Kabupaten Kampar.
Aksi tersebut dipimpin koordinator lapangan Aan Jatendra Efrahn, dengan membawa isu utama terkait konflik berkepanjangan antara Bupati Kampar Ahmad Yuzar dan Sekretaris Daerah Kabupaten Hambali.
Dalam orasinya, Aan menyampaikan bahwa konflik dua pejabat tinggi tersebut telah menimbulkan dampak serius terhadap pelayanan publik dan jalannya pemerintahan di Kabupaten Kampar.
“Konflik ini bukan lagi isu internal. Sudah menjadi pemberitaan nasional dan berdampak langsung pada masyarakat. Banyak sarana dan prasarana terbengkalai, dan roda pemerintahan terhambat,” ujar Aan dalam orasinya.
Dalam aksi tersebut, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Kampar mengajukan tiga tuntutan utama, yakni:
1. Mendesak Menteri Dalam Negeri RI memanggil dan menyelesaikan persoalan antara Bupati Kampar Ahmad Yuzar dan Sekda Kampar Hambali.
2. Meminta Plt Gubernur Riau turun tangan aktif mendamaikan kedua pejabat tersebut.
3. Meminta DPRD Kampar menjalankan fungsi pengawasan agar konflik tidak mengganggu pelayanan publik.
Menanggapi aksi tersebut, Asisten I Setdaprov Riau, H. Zulkifli Syukur, menemui massa dan memberikan respons resmi. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Riau bersama Kementerian Dalam Negeri telah memantau isu tersebut.
“Apa yang disampaikan adik-adik adalah bagian dari tanggung jawab Pemprov Riau dan Kemendagri. Plt Gubernur akan menjadi negosiator untuk menyelesaikan persoalan antara Bupati dan Sekda Kampar,” ujar Zulkifli Syukur.
Sekitar pukul 11.15 WIB, massa aksi menyerahkan pernyataan sikap kepada Asisten I Setdaprov Riau sebagai bentuk tuntutan resmi. Setelah dokumen diterima, kelompok mahasiswa dan pemuda tersebut membubarkan diri dengan tertib.
Aksi berlangsung aman dan situasi di sekitar Kantor Gubernur Riau tetap kondusif. (Rima)



Tulis Komentar