Program Rp100 Juta per RW Dipacu, Babinsa Kota Tinggi Pastikan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga

Program Rp100 Juta per RW Dipacu, Babinsa Kota Tinggi Pastikan Pembangunan Berbasis Kebutuhan Warga

Pekanbaru, GarisKhatulistiwa.com - Babinsa Koramil 02/Kota Kodim 0301/Pekanbaru, Pratu Rivanda Rama, menghadiri rapat pelaksanaan Program Rp100 Juta per RW yang digelar di Kantor Lurah Kota Tinggi, Selasa (25/11/2025). 

Program yang menjadi salah satu misi kepemimpinan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar ini terus digaungkan agar pembangunan di tingkat lingkungan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Program Rp100 juta per RW dikenal sebagai program pemberdayaan berbasis wilayah yang memberikan kewenangan lebih besar kepada masyarakat untuk menetapkan prioritas pembangunan. 

Melalui skema ini, RW diberi ruang untuk menentukan kebutuhan nyata di lingkungannya, baik berupa perbaikan infrastruktur, kegiatan sosial, pemberdayaan pemuda, maupun peningkatan kualitas fasilitas umum.

Dalam rapat tersebut, Pratu Rivanda Rama menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar pembagian anggaran, melainkan strategi memperkuat pembangunan dari level paling bawah.

“Program Rp100 juta per RW bukan sekadar pembagian anggaran, tetapi langkah strategis untuk mendekatkan pembangunan kepada masyarakat. RW adalah pihak yang paling memahami kebutuhan di wilayahnya. Karena itu, pembangunan melalui program ini harus benar-benar ditentukan langsung oleh warga,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa TNI di tingkat kewilayahan siap membantu mengawal jalannya program, terutama dalam memastikan ketertiban, keamanan, dan kelancaran pelaksanaan pembangunan yang diusulkan masyarakat.

Selain Babinsa, rapat ini turut dihadiri perangkat kelurahan, para ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya yang terlibat dalam proses penentuan program prioritas di wilayah Kota Tinggi.

Secara terpisah, Danramil 02/Kota Mayor Arm Febrizal menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan program ini. 

Ia menegaskan bahwa sinergi antara kelurahan, RW, dan Babinsa sangat diperlukan agar penggunaan anggaran tepat sasaran dan transparan.

“Kami berharap program Rp100 juta per RW ini benar-benar memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat. Babinsa kami akan terus menjalin komunikasi aktif dengan perangkat wilayah untuk memastikan pelaksanaannya berjalan baik, tertib, dan sesuai kebutuhan warga. Sinergi ini penting agar hasil pembangunan bisa dirasakan secara merata,” ujar Mayor Febrizal.

Ia juga mengingatkan agar dalam proses perencanaan dan pelaksanaan, unsur kewilayahan tetap menjaga keterbukaan informasi sehingga masyarakat dapat memantau penggunaan anggaran secara jelas.

Program Rp100 juta per RW diharapkan menjadi langkah konkret pemerintah kota dalam memperkuat pembangunan berbasis partisipasi warga. 

Dengan dilibatkannya masyarakat sejak tahap perencanaan, program ini dinilai mampu menjawab kebutuhan lingkungan secara lebih spesifik dan menyeluruh. (Pendim 0301)

 

 

 

TERKAIT