Aksi Unjuk Rasa Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan Hidup di PT Anderson Unedo Mendadak Batal, Korlap Bungkam Soal Alasan

Ilustrasi

Pekanbaru, GarisKhatulistiwa.com — Rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar oleh Aliansi Mahasiswa Peduli Lingkungan Hidup di kantor PT Anderson Unedo Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya, pada Senin (17/11/2025) pukul 14.00 WIB, mendadak dibatalkan. Pembatalan ini disampaikan langsung oleh Koordinator Lapangan (Korlap), Nando Tri Setiawan, melalui pesan WhatsApp kepada jurnalis GarisKhatulistiwa.com, Rima Ridarni.

Dalam pesan yang diterima pukul 10.19 WIB, Korlap Nando menuliskan singkat:
"Maaf kak, aksi batal kak."

Ketika diminta menjelaskan penyebab pembatalan aksi yang sejatinya telah dijadwalkan dan dipublikasikan sebelumnya, Nando tidak memberikan jawaban lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum merespons pertanyaan lanjutan terkait faktor pembatalan tersebut.

Padahal, aksi tersebut semula direncanakan membawa sejumlah tuntutan penting terkait dugaan pelanggaran lingkungan yang dilakukan oleh pihak perusahaan. Aliansi mahasiswa ini sebelumnya menyatakan akan mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, serta DLHK Provinsi Riau dan Gakkum, untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas pengolahan pabrik kelapa sawit milik PT Anderson Unedo.

Menurut mereka, aktivitas perusahaan tersebut diduga tidak sesuai dengan UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Peraturan Presiden No. 44 Tahun 2020, serta Permentan No. 38 Tahun 2020. Aliansi menilai, ketidaksesuaian tersebut berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Pembatalan mendadak aksi ini mengundang tanda tanya besar, mengingat isu yang diangkat aliansi merupakan isu strategis yang menyangkut kepatuhan perusahaan terhadap regulasi lingkungan hidup. Publik kini menunggu pernyataan resmi dari pihak aliansi maupun instansi terkait, apakah aksi ini akan dijadwalkan ulang atau ada dinamika tertentu di balik penghentian rencana demonstrasi tersebut.

GarisKhatulistiwa.com akan terus melakukan upaya konfirmasi dan penyisiran informasi untuk memastikan perkembangan terbaru terkait polemik ini. (red)

 

TERKAIT